Item terkait

Senin, 22 Juli 2019 15:41

BENJI BRAND KLAIM KEMENANGAN RIP CURL PADANG CUP 2019

Banji Brand merupakan surfer pilihan Mick Fanning untuk mengikuti Rip Curl Cup Padang-padang tahun ini .

Gelombang Padang Padang dikenal sebagai Pipeline nya Bali dengan Ombaknya yang bisa mencapai hampir tiga meter.

Selama periode tunggu Rip Curl Padang Cup 1-31 Juli, akhirnya diputuskan untuk menghelat kompetisi di hari ini 22 Juli yang mengikuti ramalan ombak yang diperkirakan "pumping" sempurna di hari ini.

Ramalan itu benar dan gelombang besar tahun 2019 mulai memasuki Padang Padang. Para surfer internasional, serta peselancar lokal Indonesia hadir seperti Matt Wilkinson, Clay Marzo, Mason Ho, Merek Benji, Nathan Florence, Koki Hendrawan dan Taj Burrow. force majeure, digantikan oleh Keito Matsuoka dari Jepang dan lainnya.

Orang Bali, Agus Sumertayasa, adalah atlet pertama pada hari itu membuat gelombang dengan skor sembilan yang mendekati sempurna.


Terlepas dari nama-nama besar peselancar internasional, Peselancar Indonesia memiliki kesempatan untuk memenangkan Piala Rip Curl ini. Kompetisi ikonik ini yang telah berlangsung selama 16 tahun telah memiliki sejumlah peselancar Indonesia di peringkat utama. seperti Rizal Tandjung, Garut Widiarta, Lee Wilson dan dua kali juara Piala Rip Curl Mega Semadhi, ini secara konsisten membuktikan bahwa mereka dapat bersaing dengan yang terbaik di dunia di rumah mereka.
 

Hari ini peselancar Indonesia yang paling maju dalam kompetisi adalah Raditya Rondi. Rondi mencapai final setelah menunjukkan kemudahan dan semangat besar untuk tabung Padang Padang selama dua putaran. Rondi menempati posisi keempat Rip Curl Padang Cup tahun ini.

 

Kompetisi berakhir dengan kemenangan di klaim oleh Benji Brand. Benji Brand menerima undangan pribadi dari Mick Fanning untuk bersaing di kompetisi Rip Curl Cup 2019 di Padang Padang. Dan pada hari terbaik sepanjang tahun ini di gulungan ombak pulau Bali, Brand berhasil tampil tidak mengecewakan.

Dalam gulungan ombak Padang Padang setinggi 6 hingga 8 kaki, surfer asal Afrika Selatan berusia 23 tahun yang tumbuh besar di Pantai Utara Oahu, menduduki puncak dari ke-16 pemburu ombak terbaik dunia dengan penampilannya yang memukau sepanjang hari untuk bisa memenangkan Piala Padang Cup tahun ini.

"Saya sangat terkejut ketika mendengar Mick mengundang saya untuk ikut berkompetisi di acara ini," kata Brand setelah menerima siraman sampanye oleh sesama rekan surfer lainnya di podium pemenang. “Saya sudah menyaksikan begitu banyak pahlawan saya yang sudah bersaing di sini dalam beberapa tahun terakhir. Untuk bisa diakui oleh mereka adalah hadiah yang terbaik. Bisa menikmati Padang Padang sepanjang hari dengan beberapa teman juga tidaklah buruk."

Ini merupakan pembuktian untuk Brand, yang mungkin bagi para beberapa penggemar surfing, namanya belum banyak terdengar, tetapi tidak untuk 3x Juara Dunia WSL, Mick Fanning yang diberi kehormatan untuk mengundang empat orang surfer yang paling ingin dilihatnya untuk bisa bersaing di kompetisi ini.

"Benji adalah seorang pemburu ombak yang luar biasa," kata Fanning ketika dia mengumumkan pilihannya kepada Brand. "Saya senang bisa melihatnya berkompetisi di Padang Padang bersama dengan surfer yang lain."


Hasil Rip Curl Cup Final:

1. Benji Brand (ZAF) 17.94
2. Clay Marzo (HAW) 17.10
3. Matt Wilkinson (AUS) 16.16
4. Raditya Rondi (IND) 12.17


 

 

 

  • EN: EN

Scroll To Top