Item terkait

Rabu, 31 Juli 2019 09:59

Konstruksi Jalan Mengancam Gelombang Nias yang Terkenal

Peringatan itu datang dari beberapa orang barat yang tinggal di Nias.



Pemerintah lokal Pulau Nias mulai pada hari Senin ini, 29 Juli, melakukan pembangunan jalan baru di Pantai Sorake, desa di mana terletak ombak kelas dunia. Jalan baru ini akan memungkinkan kendaraan untuk melakukan perjalanan antara Sorake dan Teluk Lagundri yang terkenal. Masalahnya adalah bahwa jalan ini sedang dibangun di atas karang dan menurut kesan peselancar lokal itu dapat menyebabkan deformasi gelombang Nias dan mengarah ke pencucian kembali yang konstan yang akan melukai ombak dan akibat besarnya adalah ekonomi lokal.

Ini adalah situasi yang sangat sensitif karena melibatkan pihak berwenang Indonesia dan harus dikelola secara positif dengan pihak berwenang yang merencanakan pembangunan mereka, menurut beberapa komentar dari penduduk.


- "Pemerintah daerah tidak tahu apa artinya backwash dan pasti tidak tahu bagaimana jalan dapat merusak tempat selancar. Apa yang harus dilakukan adalah menemukan orang yang tepat dan secara pribadi menjelaskan mengapa jalan baru ini tidak baik untuk berselancar, yang merupakan sumber utama pariwisata di daerah ini. Anda tidak boleh hanya memulai protes dan mengancam atau melakukan sesuatu seperti itu ... itu bisa mengarah pada hasil negatif. "

Sejak awal sejarah berselancar di Nias pada pertengahan 1970-an, pantai-pantai berpasir putih, pohon kelapa, dan dinding silinder kehijauannya menjadikan gelombang ini salah satu gelombang paling fotogenik di dunia, dan salah satu tempat wisata (berselancar). ) paling terkenal di kepulauan Indonesia.

  • EN: EN
Scroll To Top