Item terkait

Minggu, 31 Juli 2016 22:34

NILBIE BLANCADA DAN RADITYA RONDI MEMENANGKAN QUIKSILVER PADMA CHALLENGE

Kemenangan besar diraih surfer Indonesia Raditya Rondi untuk divisi pria dan surfer Filipina Nilbie untuk divisi wanita..

Kompetisi tahunan Padma Quiksilver Padma Challenge telah usai dengan ditutup kemenangan Raditya Rondi surfer asal Bali, Indonesia pada divisi pria dan untuk divisi wanita dimenangkan oleh Nilbie Blancada surfer asal Filipina. Kompetisi yang di sponsori oleh Konsulat Australia ini berjalan seru sesuai rencana. Ombak Padma yang terkenal sebagai salah satu spot terbaik di Bali kala itu hadir dengan penuh dukungan untuk kesempurnaannya kompetisi.

Kompetisi yang berjalan seharian penuh pada tanggal 30 Juli kemarin menampilkan pertarungan 64 surfer pria dan 12 surfer wanita dari beberapa negara yakni Australia, Argentina, Indonesia, Jepang, Taiwan, dan Filipina. Mereka bertarung bukan hanya demi hadiah uang tunai yang didapat tetapi juga demi poin dan juga sebagai bukti ikut sertanya mereka dalam acara Bali Big Eco weekend oleh Quiksilver dan Coca-Cola Amatil Indonesia.

Di divisi pria, Raditya Rondi yang baru saja memenangkan kompetisi QS di Tahara, ternyata masih menyimpan api didalam dirinya. Pasalnya Rondi dengan berapi api mencetak 2 angka tinggi yakni 10 sempurna dan 9 hampir sempurna. Kala itu Rondi bertarung melawan 3 surfer hebat Bali yakni Garut Widiarta, Raju Sena dan Made Darmayasa. "Saya tahu akan sulit melawan mereka di babak final, tetapi saya benar benar berusaha keras, dimana saya berlatih setiap sore disini sebelum kompetisi hari ini. Saya rasa faktor keberuntungan juga sangat penting. dimana saya merasa beruntung akan 2 ombak sempurna yang datang pada saya hari ini."ungkap Rondi.

 

*Raditya Rondi 2 skor tertinggi pada hari itu/ Tim Hain

"Pertama saya mendapat poin 9, saya berfikir kemenangan semakin dekat saya raih. Hingga akhirnya juri mengumukan saya mendapat poin 10 untuk ombak kedua saya, saya yakin saya menang. dan ya itu benar! Perasaan saya benar benar senang, terlebih sebelumnya memenangkan posisi kedua di Tahara Open dan kini bisa menang kompetisi disini merupakan kebahagiaan yang tak bisa diungkapkan. Terlebih disaksikan oleh keluarga dan teman teman saya disini. Dan yang lebih membuat saya semangat adalah kesempatan untuk pergi ke Australia!!!" tutup Rondi.

Untuk divisi wanita, surfer asal Filipina Nilbi Blancada yang pertama kalinya memenangkan kompetisi di Indonesia mengaku kaget dan senang bisa memenagkan kompetisi ini. "Saya tidak menyangka saya menang, dan tentunya saya sangat kaget dan senang!!"ungkap Nilbie. "Ombak benar benar bagus hari ini, dan ketika saya mendengar berapa poin saya, itu membuat saya semakin semangat untuk surf lebih baik. Saya gugup tentunya, tapi saya berusaha fokus."tutup Nilbie.

*Nilbie Blancada saat heat di babak final/ Tim Hain

Pemenang special Reward untuk performa hari itu adalah Raditya Rondi dan Cinta Hansel (juara ketiga divisi wanita). Mereka berdua berhasil mendapatkan tiket pesawat Virgin Airlines ke Gold Coast, Australia dan juga mengantongi undangan VIP untuk menghadiri kompetisi Quiksilver Pro 2017.

"Benar benar kesempatan yang sangat hebat"tutur Cinta. "Ini benar benar hadiah yang hebat dari Australia untuk Indonesia. Tentunya akan sangat menyenangkan bisa menyaksikan kompetisi Quiksilver Pro dan meenyaksikan para surfer terbaik dunia bertanding. Tentunya bisa sekaligus mempelajari bagaimana berselancar seperti mereka" tutup Cinta.

 

Men’s Division Results

1.  Raditya Rondi (IDN) – 19.00 pts

2.  Raju Sena (IDN) – 15.53 pts

3.  Garut Widiarta (IDN) – 14.83 pts

4.  Made Darmayasa (IDN) – 13.13 pts

Women’s Division Results

1. Nilbie Blancada (PHL) – 15.83 pts

2. Giada Legati (ARG) – 12.60 pts

3.  Cinta Hansel (IDN) – 11.00 pts

4.  Kailani Johnson (IDN) – 7.07 pts

Scroll To Top