Rabu, 05 Jun 2024 14:53

Pemerintah Maladewa Melarang Masuk Warga Israel

 

Langkah ini dibuat sebagai bentuk dukungan Maladewa terhadap Palestina...

 

Pemerintah Maladewa mengumumkan larangan masuk bagi warga Israel sebagai tanggapan atas meningkatnya kemarahan publik terhadap serangan Israel ke Gaza. Presiden Mohamed Muizzu ditekan oleh partai oposisi dan sekutu pemerintah untuk menerapkan langkah ini sebagai simbolisasi penentangan terhadap perang di Gaza, yang telah menewaskan 36.439 warga Palestina dan 1.139 warga Israel sejak 7 Oktober 2023. Selain itu, Muizzu meluncurkan kampanye penggalangan dana nasional berjudul "Maladewa dalam Solidaritas dengan Palestina".

Juru bicara Presiden mengonfirmasi keputusan untuk "memberlakukan larangan paspor Israel", meskipun tanpa spesifikasi kapan langkah tersebut akan berlaku. Sebagai tanggapan, Kementerian Luar Negeri Israel menyarankan warga Israel yang saat ini berada di Maladewa untuk meninggalkan negara tersebut guna menghindari kesulitan, karena pemerintah Israel mungkin mengalami kesulitan dalam memberikan bantuan.

Tahun lalu, Maladewa menerima hampir 11.000 wisatawan Israel, mewakili 0,6% dari total wisatawan. Namun, data dari empat bulan pertama tahun ini menunjukkan penurunan 88% dalam jumlah wisatawan Israel dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023. Larangan ini bukan pertama kalinya, karena Maladewa pernah menerapkan larangan serupa di masa lalu, yang kemudian dicabut pada tahun 90-an.

  • EN: EN

Item terkait

Scroll To Top