Item terkait

Senin, 21 Oktober 2019 08:11

BRONSON MEIDI DAN KETUT TIA MENJUARAI RIP CURL GROMSEARCH 2019

Ratusan peselancar muda dari Bali, Jawa, Malaysia, Australia, Amerika dan beberapa negara lain berkumpul di pantai Medewi, Bali pada akhir pekan lalu, tanggal 19 - 20 Oktober 2019 di acara Rip Curl GromSearch ke-16. Para surfer terbaik di Indonesia ini bersaing dengan suasana yang menyenangkan, aman dan juga bersahabat dan menunjukkan keterampilan surfing mereka melawan peserta lainnya di pertandingan yang panas dan seru dari semua divisi, yaitu divisi Under 16, Under 14 dan under 12 dengan penambahan divisi Super Groms (di bawah 10 tahun).

Pantai Medewi yang indah dengan pesisir pantainya yang berbatu menawarkan gelombang ombak yang setinggi 3 hingga 4 kaki yang panjang dan konsisten. Pantai Medewi sendiri sudah terkenal dan banyak dikunjungi oleh para surfer lokal maupun internasional. Pantai ini merupakan salah satu tempat surfing terbaik di Bali karena mempunyai dua arena dengan gulungan ombak yang besar dan juga panjang dibagian kiri.  

“Babak final hari ini berjalan dengan sukses! Ombaknya sangat konsisten. Benar-benar sempurna dan bisa memberikan kesempatan kepada para peserta di divisi 16 tahun kebawah untuk merebut tiket ke final internasional”, kata Dedi Gun selaku Tim Rip Curl dan juga pembawa acara pada kompetisi ini. 

 

Bronson Meidi yang berada di divisi anak laki-laki umur 16 tahun kebawah berhasil mendapatkan total nilai 15,40 pada babak final. Saya sangat senang bisa menjuarai kompetisi ini, ombaknya sangat bagus, banyak peserta yang berlomba dengan cemerlang. Saya tidak sabar untuk pergi ke final internasional. Terima kasih kepada semua pendukung dan juga untuk Rip Curl yang sudah membuat kompetisi hebat seperti ini!”, kata Bronson setelah ia berhasil mendapatkan nilai 8,00 dan a 7,40 selama babak final. Dia berhasil menuju ke final internasional GromSearch, terima kasih atas gaya surfingnya yang hebat dan bisa melawan Varun Tandjung (13,90), Pajar Ariana (12,77) dan Raphael Castro (10.00).

 

Pada divisi anak perempuan 16 tahun kebawah, Ketut Tia berhasil menunjukkan kemampuannya yang luar biasa dan berhasil menduduki posisi pertama dengan nilai 13,67, diikuti oleh Serena Boccato (8,80), Lin Lim (8,77) dan Georgia May (7,43). Semua anak perempuan ini beselancar dengan sangat hebat di pantai Medewi bagian kiri. Ombaknya sangat bagus dan panjang. Saya berhasil membuat beberapa belokan dan juga lompatan. Terima kasih untuk Rip Curl Indonesia yang membuat kompetisi untuk para groms!”, kata Ketut Tia.

 

Bronson Meidi dan Ketut Tia tampil sebagai pemenang pada akhir acara dengan penampilan yang menakjubkan dari semua peserta. Mereka akan mewakili Indonesia di ajang Final Internasional Rip Curl GromSearch, di mana para surfer terbaik berumur dibawah 16 tahun dari seluruh dunia akan saling berhadapan di lokasi rahasia yang akan diumumkan pada awal tahun depan.

 

Febri Angriwagan dari divisi anak laki-laki umur 14 tahun kebawah berhasil mendapatkan nilai 15,17 pada saat babak final. Terima kasih untuk semua pendukung saya,   Medewi Boardriders, dan khususnya untuk Rip Curl atas papan surfingnya yang berhasil saya menangkan pada kompetisi Rip Curl GromSearch tahun lalu. Dengan papan ini sekarang saya berhasil menjuarai kompetisi kali ini! Saya sangat senang”, kata Febri. “Dia memang layak mendapatkan posisi ini. Dia telah berlatih di pantai Medewi dengan tim kami. Dia sudah mempersiapkan diri untuk kompetisi ini dalam beberapa bulan terakhir. Sangat luar biasa!”, kata Peter Delo selaku direktur kontes ini. Mengikuti dibawah Febri ada Lucky Hariyanto (12,97), Western Hirst (11,47) dan Teddy Bille (9,44).

 

Pada divisi anak laki-laki umur 12 tahun kebawah, Enoha Le Pieres dari Perancis berhasil mendapatkan 16,60 pada saat babak final dan berhasil memukau para juri dengan penampilannya yang menakjubkan. Dia berselancar layaknya orang dewasa dan berhasil melakukan putaran dalam gulungan ombak hampir sebanyak 15 kali.  Enoha berhasil menang melawan Dilan Wilcox (12,40), Phillip Duke (11,13) dan Un Jayantara (8,20).

 

Banyak penampilan surfing yang menggemaskan pada divisi anak umur 10 tahun kebawah dimana banyak dari mereka yang harus dibantu didorong oleh ayah mereka saat kompetisi berlangsung. Tim grom Rip Curl, Lidia Kato merasa sangat senang bisa menduduki posisi pertama dan bisa mewakili tim Rip Curl pada kategori ini. Posisi selanjutnya diikuti oleh Kaila Tani Martin (11,00), Anissa Rei Martin (5,37) dan Hanasuri Jabrik (4,03). Sedangkan di divisi anak laki-laki umur 10 tahun kebawah,  Made Nesa berhasil mendapatkan nilai 14,50 dan menduduki posisi pertama melawan  super grommets Leo Matchett (7,67), Kade Martin (7,27) dan Platon (6,04).

 

Selama kompetisi berlangsung, Rip Curl juga mengadakan beberapa permainan untuk para peserta dengan banyak hadiah. Para peserta juga membantu membersihkan area sekitar pantai, menanam bibit pohon kelapa dan juga belajar mengenai seni daur ulang yang di pimpin oleh Dua Kala Recycle. Rip Curl juga mengadakan kontes  Expression Session. Kategori Best Air Of The Day dimenangkan oleh Abi Mu Amar (Medewi) dan Best Manover dimenangkan oleh Rahman Hidayat (Medewi).

 

 

 

Selamat untuk Bronson Meidi & Ketut Tia yang berhasil mendapatkan tiket ke final internasional GromSearch!

 

 

 

Hasil Kompetisi Rip Curl GromSearch 2019:

 

Divisi Under 16th (Boys):

1.        Bronson Meidi (15,40 points, Indonesia)

2.        Varun Tandjung (13,90 points, Indonesia)

3.        Pajar Ariana (12,77 points, Indonesia)

4.        Raphael Casto (10,00 points, Brazil)

 

Divisi Under 14th (Boys):

1.        Febri Angriawan (15,17 points, Indonesia)

2.        Lucky Hariyanto (12,97 points ,Indonesia)

3.        Western Hirst (11,47 points, Indonesia)

4.        Teddy Bille (9,44 points ,Sweden)

 

Divisi Under 12th (Boys):

1.        Le Pieres Enoha ( 16,60 points,France)

2.        Dilan Wilcox (12,40 points ,Australia)

3.        Philip Duke (11,13 points, Indonesia)

4.        Un Jayantara (8,20 points, Indonesia)

 

Divisi Under 10th (Boys):

1.        Made Nesa (14,50 points, Indonesia)

2.        Leo Matchett (7,67 points, Australia)

3.        Kade Martin (7,27 points, Australia)

4.        Platon (6,04 points, Russia)

 

Divisi Under 14th-16th (Girls):

1.        Ketut Tia (13,67 points, Indonesia)

2.        Serena Boccato (8,80 points, Brazil)

3.        Lin Lim (8,77 points, Indonesia)

4.        Georgia-May Hicks (7,43 points, Australia)

 

Divisi Under 10th-12th (Girls):

  1. Lidia Kato (12,40 points, Indonesia)
  2. Kaila Tani Martin (11,00 points, USA)
  3. Anissa Rei Martin (5,37 points, USA)
  4. Hanasuri Jabrik (4,03 points, Indonesia)

 

 

Expression Session:

Best Manuver

Rahman Hidayat (Medewi, Indonesia)

Best Air

Abi Mu Amar (Medewi, Indonesia)

 

 

  • EN: EN
Scroll To Top