Item terkait

Jumat, 13 September 2019 15:13

PERSAINGAN SEMAKIN KERAS, RIO WAIDA BERHASIL BERTAHAN DI ISA WSG

Hari kelima kompetisi divisi pria World Surfing Games terasa semakin panas.

Kita bisa semakin merasakan kegigihan para kompetitor untuk mecapai puncak kemenangan ISA WSG 2019. Seperti layaknya kompetisi, ada yang bertahan dan ada yang tereliminasi.

Hari ini salah satu surfer dari Tim Indonesia harus rela tereliminasi yakni Ketut Agus. Selalu tampil baik dari hari pertama hingga hari ini, Ketut harus tersingkir di babak Repenchage 7.

Sempat tersisih di posisi 3 lantaran kalah tipis di babak putaran ketiga kompetisi utama, Ketut harus melanjutkan perjuangannya di babak repenchage. Mulus di babak repenchage 4, 5 dan 6. Dewi fortuna belum berpihak pada Ketut di Repenchage 7 dan perjuangan Ketut untuk menang ISA WSG tahun ini harus dihentikan.

Walau Ketut tereliminasi, tim Indonesia. masih memiliki satu-satunya surfer yang bertahan yaitu Rio Waida. Dari mulai babak 1 hingga 4 kompetisi utama, Rio selalu menampilkan aksi yang sangat tak terduga. Tibalah di babak putaran kelima, Rio bertemu dengan jauara dunia 11 kali Kelly Slater dan juara dunia 2x Gabriel Medina. Rio harus menerima di posisi ketiga dalam heatnya melawan para juara dunia. Namun perjuangan tidak berhenti langsung disitu. Rio kembali bisa membela keberadaannya dengan bertarung di babak repenchage.

Di babak Repenchage 8, Rio akan berhadapan dengan surfer super manuver Kanoa Igarashi yang juga mantan juara ISA tahun lalu, kemudian Hiroto Ohara surfer asal Jepang dan juga Santiago Muniz asal Argentina. Akankah Rio bertahan? Yang jelas dengan sampainya Rio sejauh ini di ajang sebesar ini merupakan kebanggaan bagi surfing Indonesia.

 

Good Luck Rio  #GoRio !!

 

  • EN: EN
Scroll To Top