Item terkait

Jumat, 03 Mei 2019 16:18

TAHUN INI KRUI PRO BUKAN UNTUK INDONESIA

Kompetisi Krui Pro tahun ini meningkat menjadi 3,000 dan memberikan semakin banyak tantangan bagi para surfer Indonesia untuk bisa meraih kemenangan di kompetisi ini.

Lantaran meningkatnya poin untuk Krui Pro, membuat semakin banyak surfer hebat datang dan bersaing di ranah Krui ini. Seperti juara dunia 2018 Gabriel Medina yang datang ke Krui untuk mengikuti kompetisi ini. Disamping kita semua tahu bahwa Krui memiliki ombak yang memang sudah terkenal sempurna dikalangan para surfer dunia.

Kini kompetisi Krui Pro telah memasuki babak Quarterfinal. Dan tahun ini Krui Pro bukan milik Indonesia karena para surfer Indonesia yang mengikuti kompetisi ini telah gugur dan tereliminasi. Harapan terakhir Rio Waida yang berhasil melaju hingga babak keempat, ternyata juga harus merelakan kekalahan. Rio harus merelakan trophy juara keduanya untuk tahun lalu.

Beralih ke surfer lain, di babak Quarterfinal ada Gabriel Medina yang masih bertahan dan sepertinya akan melaju jauh ke babak selanjutnya. Satu surfer asal Prancis bernama Gatien Delahaye juga bisa dikatakan sebagai kompetitor yang patut diwaspadai. Pasalnya Delahaye berhasil mencetak skor tertinggi di babak kelima, bahkan lebih tinggi dari sang juara dunia Gabriel Medina.

Kompetisi akan dilanjutkan besok. Info selengkapnya di WSL krui pro

  • EN: EN
Scroll To Top