Item terkait

Kamis, 05 November 2015 00:00

MICHAEL WU : kami memiliki banyak pelanggan dari Jakarta

Naik turun perjalanan Michael Wu mendirikan surf school dan pandangannya tentang surfing..

Guarantee Standing Up in First Lesson itulah kata penarik bagi siapa saja yang ingin belajar di Oddysey Surf School milik Michael Wu. Dengan membangun sekolah surfing, Michael Wu bisa dibilang sebagai sosok muda yang kreatif memajukan dunia surfing Indonesia. Berawal dari ke sok tahuannya surfing dan gagal hingga akhirnya ia menyadari ada yang salah dengan cara belajar dan menggunakan papan surfing yang salah dan akhirnya ia berfikir untuk membangun sekolah surfing. Pembangunan sekolah surfing ini tak langsung mulus berjalan, dimulai pada awal tahun 2002, Michael membeli 5 papan surfing untuk memulai bisnisnya, akan tetapi pada saat itu tiba tiba Bali diterjang Bom yang berakibat lumpuhnya pariwisata Bali. Namun Michael tak kelak berhenti dan putus asa, perlahan tapi pasti akhirnya Oddysey Surf School miliknya sudah terkenal seantero Bali bahkan luar Bali. Beberapa brand surf seperti Oakley dan Surfer Girl juga mengontaknya untuk melakukan kerjasama. Kini Oddysey Surf School telah berjalan selama 12 tahun, dan kali ini kami berkesempatan berbincang bincang dengan sosok teguh Michael Wu..

 

- Jika kita lihat selama sepuluh tahun terakhir, bagaimana anda mengamati perkembangan surfing sekarang ini?  Apakah semakin banyak masyarakat Indonesia yang tertarik untuk mengikuti kelas surfing? Dan kami dengar anda banyak menerima customer dari Ibukota yang ingin belajar surfing di sekolah anda ini ?

ya itu benar sekali, kini kami memiliki banyak pelanggan dari Jakarta dan kota besar lainnya di Indonesia. Generasi muda saat ini sedang mencari sesuatu yang berbeda untuk menetapkan status mereka dalam kehidupan sosial dan berselancar adalah salah satu jawabannya.

 

- Bagaimana anda menjelaskan fenomena ini ?

Semakin maraknya penggunaan media sosial dapat berkontribusi dalam fenomena ini serta globalisasi internet di Indonesia. Memposting sesi surfing kita di media sosial menjelaskan status anda secara tidak langsung.

 

- Kalangan apakah yang biasanya datang untuk mencoba belajar surfing di sekolah surf anda?

kebanyakan pelajar atau dewasa yang biasanya datang dari kalangan kelas menengah keatas.

 

- Sekarang tentang sekolah surf anda, pakah tantangan terbesar selama ini, dan apakah anda mempunyai misi bersama Oddysey Surf School?

Tantangan terbesar adalah memperkenalkan surfing sebagai aktifitas atau olahraga yang menyenangkan yang setiap orang harus coba. Sedangkan misi kami adalah memperluas jaringan kami tidak hanya di Bali tapi juga liuar Bali.

 

- Pertanyaan terakhir, Apakah menurut anda kalangan muda sekarang ini mengerti akan beruntungnya mereka tinggal di archipelago terbesar di dunia dan mereka memiliki banyak surf spot terbaik dunia. Apakah mereka seharusnya lebih peduli terhadap lautan?

Generasi muda dengan latar belakang pendidikan yang baik biasa mereka mengerti dan paham, namun jumlah mereka tidaklah banyak. Tapi kembali lagi saya berterimakasih kepada kekuatan sosial media yang secara bertahap membantu masyarakat mengerti akan pentingnya menghargai lingkungan atau lautan. Perlahan tapi pasti dan upaya yang besar tentunya diperlukan dari setiap aspek negara ini.

 

 


Scroll To Top