Item terkait

Senin, 24 Maret 2014 10:23

Tips belajar surfing di Batukaras

Beberapa tips dari Gemala saat kamu belajar surfing di Batukaras

 

 

Ada yang tahu dimana itu Batukaras? Jika kalian belum tahu, maka kamu wajib simak info lebih lengkap. Batukaras terletak di kecamatan Cijulang-Jawa Bara, kurang lebih 34 km dari Pangandaran. Jika kamu mengendari dari Jakarta antara 8 hingga 10 jam atau melalui penerbangan regular dari Halim dan Bandung dengan Susi Air, hanya 40 menit saja.

Batukaras adalah salah satu surf spot di Kawasan Jawa Barat. Tempat ini menawarkan suasana alam yang tenang serta ombak yang bersahabat dengan pantainya yang landai sehingga membuat kamu akan berlama-lama tinggal di kawasan ini. Kamu juga bisa menikmati suasana tenang dengan semilir angin sambil menikmati hidangan di rumah makan sekitar. Buat para pemburu, sepertinya sudah bisa membayangkan bagaimana suasana ombak disana bukan? Salah saru surfer wanita 'Gemala' akan berbagi cerita tentang kunjungannya ke Batukaras.


Menurut Gemala, ada beberapa temannya yang berkunjung kesana untuk belajar surfing, mereka mengeluh karena Batukaras ramai sekali. Banyak surfer lokal maupun luar yang datang, ditambah pula surfer anak-anak yang masih semangat mengambil ombak tanpa henti. Untungnya Batukaras ini mempunyai ombak yang sangat panjang, sehingga area surfingnya tidak terbatas di satu titik. Berikut beberapa tips dari Gemala untuk kamu yang mau belajar surfing di Batukaras:

• Pada saat pertama kali berkunjung pastinya akan melihat longboard dan sortboard hilir mudik di ombak-ombak Batukaras. Hal ini tentunya memancing rasa ingin mencoba. Sangat disarankan bagi yang baru pertama kali mencoba surfing untuk mencari ‘guru’ dari surfer lokal setempat. Akan lebih bijaksana jika kamu mengenal bahaya yang mungkin ada seperti terkena papan karena salah posisi saat ombak datang. Guru atau instruktur juga dapat mengajari dasar-dasar surfing sebelum kamu terjun langsung, Hal ini akan mempersingkat waktumu untuk mencoba memahami dasar dari surfing tersebut.

• Ombak yang pecah di area depan disebut point Pertama. Point ini cenderung lebih cepat dan serius ombaknya karena dasar yang lebih dangkal dan berkarang. Tidak disarankan bagi pemula untuk surfing di area ini (point pertama) karena akan membahayakan diri sendiri dan juga surfer lainnya.

• Bergeserlah agak ke belakang. Ombak yang cepat tersebut akan menjadi lebih soft dan tidak berbahaya di point kedua dan seterusnya. Jika masih bingung dengan yang disebut point pertama atau kedua, jangan ragu untuk bertanya pada surfer setempat. Biasanya juga, surfer yang sudah mengambil ombak dari point pertama, mau memberikan ombaknya setelah riding beberapa saat, sehingga pemula bisa lebih mudah mendapatkan ombak di belakang.

• Jangan menghalangi jalan surfer lain. Perhatikan lajur jalan surfboard, karena di Batukaras cukup mudah untuk menebak lajur ombaknya atau yang disebut dengan istilah line up. Usahakan untuk tidak menunggu ombak di tempat yang nanggung, jika tidak di luar line up, kamu bisa menunggu di tempat ombak sudah pecah agar dapat mencoba untuk mengambil ombak buih atau ombak yang telah pecah.


Demikian tips-tips dari Gemala, mungkin terlihat sederhana atau sepele tapi hal-hal kecil ini dapat memudahkan kamu saat belajar surfing di tempat ramai, meskipun tidak semua tempat memliki strategi yang sama. Keep Surfing!

Scroll To Top