Item terkait

Sabtu, 04 Januari 2014 10:35

Kecelakaan Kapal Feri di Lombok

Tiga orang dikabarkan meninggal

 

 

Dikabarkan tiga orang dikonfirmasi tewas dan sekitar selusin masih hilang dan dikhawatirkan tewas setelah sebuah feri tenggelam pada Jumat pagi di Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat.

Sr Cmr. I Wayan Supartha, kepala divisi maritim polisi provinsi Lombok, mengatakan pada hari Jumat ada kapal feri melompat kebocoran dan mulai tenggelam saat perjalanan dari Pelabuhan Kayangan, Lombok ke Pelabuhan Poto Tano di Pulau Sumbawa.

"Dari data yang kami dapatkan, 36 penumpang berhasil diselamatkan. Sementara tiga orang ditemukan tewas , " katanya seperti dikutip oleh berita Indonesia Portal Liputan6.com .

M. Yasin, manajer operasional cabang pelabuhan Kayangan untuk operator feri yang dikelola negara ASDP Ferry Indonesia, mengatakan tiga korban dikonfirmasi,  seorang pria setengah baya dan dua anak, ditemukan oleh anggota tim pencarian dan penyelamatan .

Perahu yang disebut KMP Munawar, berangkat dari Lombok pada jam pesok pagi hari.

"Perahu tersebut berangkat pukul 2 pagi, tapi seperti yang kita tahu, kapal tersebut mulai tenggelam pukul 4, waktu setempat ." kata Yasin kantor berita yang dikelola negara Antara .

M. Arawana , seorang pekerja SAR relawan, mengatakan ada korban mengatakan kepadanya feri telah bocor. Pada 03:4, air laut memenuhi kapal dan menyebabkan ketakutan yang cukup besar.

Tidak ada data resmi untuk jumlah penumpang feri , tapi perkiraan berkisar 80-160.


Linda Sari, salah satu korban.  Ia mengatakan bahwa dia dan keluarganya memilih untuk mengambil feri awal karena laut kurang berombak pada waktu itu hari .


Dia menambahkan dia bepergian dengan putrinya Nadia 10 tahun dan suaminya, Muliansyah, 40 tahun, tapi tidak tahu apakah mereka telah aman mendapat dari kapal feri tersebut.

Korban lainnya mengatakan bahwa ia telah menempel putrinya 11 tahun ketika kapal mulai tenggelam, tetapi air yang tercurah ke dalam kapal sudah terlalu kuat dan dia terpisah dari putrinya. Putrinya  yang kemudian diinformasikan sebagai salah satu dari mereka  yang ditemukan tewas .

Marsudi kepala Mataram Search and Rescue Agency, mengatakan pihaknya hanya berhasil untuk mengkonfirmasi identitas dari 49 orang dari kapal .


Brigjen. Jenderal Moechgiharto, Kepala Kepolisian Nusa Tenggara Barat.  kata petugas penyelamat sedang melakukan yang terbaik untuk menjelaskan semua orang di kapal. Mereka yang dijemput di laut telah dibawa ke pusat kesehatan masyarakat di Sumbawa .

Selain penumpang, feri itu membawa enam truk.  empat truk pickup, delapan minibus dan 15 sepeda motor, yang semuanya turun dengan kapal.

Scroll To Top