Item terkait

Kamis, 23 Juli 2015 06:50

GUNUNG RAUNG MELETUS LAGI, BEBERAPA BANDARA DITUTUP LAGI

Berlanjutnya letusan Gunung Raung, merugikan sektor Pariwisata, bisnis dan penerbangan.

 

Erupsi Gunung Raung di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso dan Jember, Provinsi Jawa Timur masih belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti dalam waktu dekat ini. Berdasarkan data pengamatan gunung api dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral pada Rabu 22 Juli 2015, terlihat asap kelabu tebal, tekanan sedang, tinggi 2.000 meter condong ke arah Selatan-Tenggara.

Tremor vulkanik atau letusan menerus dengan amplitudo dominan 27-29 milimeter. Energi cenderung meningkat lagi karena adanya pasokan magma baru. Namun tipe letusan tidak berubah, masih meletus terus-menerus tanpa jeda dengan tipe strobolian.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, pantauan citra satelit Himawari-8 Rabu 22 Juli 2015 pukul 1-6 pagi Waktu Indonesia Barat, menunjukkan sebaran abu vulkanik mengarah ke Selatan. ‘’Bahkan mencapai ketinggian 20.000 kaki atau 6.500 meter,’’ kata Sutopo.

Dengan sebaran abu vulkanik ke selatan-tenggara telah menyebabkan bandara ditutup kembali. Kementerian Perhubungan pada pukul 10.50 WIB mengeluarkan Notam No C0602/15 tentang penutupan Bandara Blimbingsari di Kabupaten Banyuwangi  hingga pukul 16.00 WIB. Pada pukul 10.53 WIB Notam No C0604/15, Bandara Notohadinegoro di Jember ditutup hingga pukul 16.00 WIB. Pada pukul 12.00 WIB, giliran Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali ditutup. Pembukaan kembali bandara disesuaikan hasil evaluasi berdasarkan kondisi sebaran abu vulkanik.

Tidak dapat dipastikan kapan erupsi akan berakhir. Tipikal magma gunung Raung lebih encer dan miskin gas sehingga tidak eksplosif dan tidak ada awan panas.

Dengan kondisi Gunung Raung yang terus menerus erupsi sejak 29 Juni 2015, tentu menimbulkan dampak kerugian ekonomi yang cukup besar, khususnya terkait penerbangan, pariwisata, dan bisnis.

Scroll To Top