Item terkait

Kamis, 02 Juli 2015 13:47

RACUN BERBAHAYA DALAM TUBUH HIU

Ayo dukung kampanye Save Shark dengan tidak mengkonsumsi Hiu.

 

Sempat kami bahas di konten sebelumnya perihal hiu di Indonesia terus di buru untuk diambil siripnya dan mirisnya Indonesia menjadi salah satu eksportir terbanyak sirip hiu di pasar Internasional. Seperti kita tahu, hiu adalah predator utama di laut. Peran hiu sangatlah penting bagi ekosistem laut. Ia berada di tingkatan pertama dalam rantai makanan. Artinya lagi, ketika hiu menjadi langka atau punah, ekosistem laut akan tidak seimbang bahkan hancur.

Kami pemburuombak.com turut menggencarkan kampanye lindungi hiu, bukan hanya karena hiu terancam langka atau punah, tetapi perlu kalian tahu bahwa di tubuh hiu terdapat racun yang berbahaya bagi tubuh jika kita mengkonsumsinya.

Kebiasaan hiu adalah biasa memakan ikan-ikan yang sakit dan sudah terkontaminasi oleh racun-racun. Otomatis, hiu menyerap dan terjangkit pula racun-racun yang ada dalam tubuh makanannya itu. Hiu yang berada dalam tingkat paling atas rantai makanan di ekosistem laut seolah menjadi gudang terakhir bagi seluruh racun yang ada di laut. Tidak hanya hiu, tetapi seluruh spesies yang berada dalam tingkat teratas rantai makanan, seperti lemonfish, king mackerel, rock salmon, cream horn, dan lain-lain. Karena itulah, hiu memiliki kadar merkuri dalam tubuh yang 10.000 kali lebih tinggi dibandingkan lingkungan sekitarnya. Dan secara ilmiah, daging hiu diketahui mengandung sebuah zat bernama methyl mercury, yang merupakan neurotoxin berbahaya. Apa itu methyl mercury?

Methyl mercury merupakan salah satu racun aktif yang secara biologis sangat berbahaya bagi tubuh manusia. Kita mengenal merkuri (mercury) yang dalam bahasa sehari-hari kita sebut dengan nama air raksa (Hg). Ia termasuk logam berat yang biasanya terkonsentrasi pada beberapa daerah vulkanik dan endapan-endapan mineral biji dari logam-logam berat.

Bentuk racun dari merkuri (air raksa) yang masuk dalam tubuh manusia adalah berupa methyl mercury. Ia dapat menyebabkan kegagalan fungsi otak, kegelisahan yang besar, kerusakan liver pada kelahiran, dan kerusakan ginjal. Mengkonsumsi hiu sama dengan bunuh diri pelan-pelan.

So guys.. Don’t eat shark, stay healthy. :)

Scroll To Top