Sabtu, 23 Mei 2015 08:36

HENRI COLOMB : BODYBOARDER ASING YANG MEMBAWA WARNA KE CIMAJA

Kecintaannya terhadap seni Grafiti ia tuangkan di Cimaja.

Kali ini kami berkesempatan berbincang-bincang dengan bodyboarder turis asal Perancis yang mencintai Indonesia dan memiliki hobi menggambar dinding yang dikenal dengan seni Grafiti. Uniknya, saking cintanya dengan Indonesia, terutama Cimaja - Jawa Barat yang paling sering ia kunjungi, ia sampai meluangkan waktu untuk menuangkan hobi seninya dan memberi warna di pantai Cimaja dengan goresan grafiti indahnya. Dibantu oleh peselancar lokal Cimaja, Ia berhasil membuat Cimaja spot surfing menjadi lebih keren dan berwarna. Simak perbincangan kami dengan Henri.

 

Gambarkan sedikit tentang diri kamu.

Saya Henri Colomb, asal Perancis. Saya seorang seniman, pelukis, Fotografer, dan juga bodyboarder. Saya bertravel dan hidup didalam seni.

 

Apa arti lautan bagi kamu?

Bagi saya laut mewakili kedua sifat, yakni perdamaian dan persatuan. Namun sayangnya kini beberapa area laut banyak yang menjadi tempat sampah.

 

Indonesia di mata kamu?

Baguuuss. Tempat dimana orang-orang ramah tinggal dengan segudang rasa hormat, selama kita menghormati mereka. dan juga memiliki pemandangan alam yang menawan, terlebih makanannya yang enak!!

 

Apa yang membuat kamu mengunjungi Cimaja?

Jika saya di Indonesia, Saya tinggal di Jakarta, dan tinggal di artistical residence «Gardu House» dan saya ingin menyalurkan hobi bodyboard saya jadi saya melihat pantai terdekat. Dan Cimaja lah spot terdekat dari Jakarta untuk mendapat ombak. Kemudian, setelah beberapa waktu saya berkesempatan untuk berkolaborasi dengan seniman Indonesia di Bogor dan Sukabumi kemudian melakukan perjalanan ke Cimaja untuk kemudian menuangkan hobi seni grafiti saya disana.

 

Grafiti yang kamu buat, apa artinya ? dan mengapa kamu memutuskan untuk membuat grafiti di Cimaja?

Saya telah membuat grafiti di 3 spot Jawa Barat dimana saya pernah datangi untuk bodyboard. Yakni Sawarna, Cimaja, dan Turtle. Satu sisi mengapa saya membuat grafiti, yakni untuk mengenang saya sendiri dan disisi lain saya ingin membuat tempat yang saya cintai menjadi lebih indah. Somos todos animales», saya bekerja dengan bentuk binatang untuk menggambarkan atau mengkritik sifat manusia. Oleh karena itu, untuk yang satu ini, saya telah memilih untuk membuat kontras antara  gajah berselancar dengan monyet kecil yang sedang bermain Barjot, dan elemen-elemen lain yang terinspirasi dari Cimaja.

 

 

 

Item terkait

Scroll To Top