Item terkait

Selasa, 17 Maret 2015 00:00

TOPAN PAM MEMBAWA KEHANCURAN DI PASIFIK

PBB menyatakan ini adalah bencana alam terburuk yang pernah terjadi di wilayah pasifik.

Topan Pam melanda sebuah negara kepulauan kecil di Samudera Pasifik, Vanuatu. Topan bergerak dengan kecepatan 270 kilo meter per jam dan merobohkan tiang listrik dan menerbangkan atap-atap rumah penduduk. Topan Pam ini memporak-porandakan sejumlah pulau yang terletak di kawasan Vanuatu Pasifik Selatan, Sabtu pagi 14 Maret 2015.  Salah satu perwakilan PBB Tom Skirrow mengatakan akibat bencana ini merupakan bencana terparah yang terjadi di daerah ini.

"Rumah dan pohon-pohon hancur, banyak orang mengungsi. Kerusakan sangat besar dan orang-orang membutuhkan bantuan, "kata Aurelia Balpe dari Palang Merah Internasional. Ada pembicaraan yang mengatakan bahwa puluhan orang tewas sekitar 44 jiwa dan ribuan kehilangan tempat tinggal akibat bencana ini. Namun belum dipastikan jumlah pastinya berapa korban jiwa dan berapa kerugian yang ditafsir akibat Topan pam.

Pam sebelumnya sudah menyebabkan kerusakan parah di pulau-pulau Pasifik lainnya, termasuk Kiribati dan Kepulauan Solomon. Tuvalu pulau di timur laut Vanuatu. Namun Vanuatu adalah salah satu tempat yang terkena dampak paling besar dari terjadinya bencana topan ini. Presiden Vanuatu meminta bantuan untuk musibah ini.  "pagi ini adalah musibah yg dahsyat - rumah hancur, pohon tumbang, jalan diblokir dan orang-orang berkeliaran di jalan-jalan mencari bantuan" ungkapnya.

Diperkirakan sekitar 265.000 orang  di 65 pulau wilayah sekitar pasifik selatan telah terkena dampak dari bencana ini. Dan bantuan sudah mulai tiba dari Selandia Baru dan Australia berupa pesawat yang datang dengan bahan makanan. Pemburu Ombak akan terus memantau berita tersebut.

Scroll To Top