Kamis, 28 Mei 2015 00:00

PERU : SURFERS BENTROK DENGAN POLISI ANTI HURU HARA

Para surfer yang berunjuk rasa diseret dari air.

 

Pada awal tahun 2015, jalur ketiga ditambahkan ke jalan yang ada di La Pampilla, di distrik Miraflores, Lima-Peru. Perluasan jalur berefek penggunaan lahan pantai dan perubahan pantai. Dengan pencanangan pembangunan yang besar, pejabat kota memutuskan untuk menempatkan batu-batu besar di pantai untuk melindungi jalan raya, dan peselancar membuat ketidaksukaan mereka yang sangat jelas dengan aksi protesnya.

Para aktivis surfer telah menggelar blokade untuk mencegah truk masuk dan menghalangi program penempatan batu di pantai. Pemerintah berasumsi bahwa proyek pembuangan batu ke pantai adalah untuk melindungi jalan dari erosi dan tidak ada jalan lain selain membuang batu ke Pantai yang merupakan spot surfing favorit surfer di Peru.

Aksi demo juga dilakukan dengan turunnya para surfer ke pantai, tempat dimana batu akan di relokasikan. Maka terjadilah bentrok, para surfer yang berunjuk rasa diseret dari air dan pasir oleh polisi anti huru hara berseragam lengkap.

Saksi lokal Renzo Giraldo mengatakan melalui Twitter: "Pantai La Pampilla beberapa menit yang lalu: Polisi memaksa perenang dan peselancar keluar dari pantai dan mengganti dengan batu batu di pantai. Benar-benar Penghancuran ruang publik. "

Item terkait

Scroll To Top