Item terkait

Jumat, 26 Desember 2014 15:27

PROSES PERKEMBANGAN SURFING DI INDONESIA

Surfing semakin popular dan berkembang di Indonesia.

 

 

Surfing pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1930, pria asal Amerika bernama Robert Koke yang juga mengelola sebuah hotel kecil Rock Hotel, Kuta, Bali. Kemudian pada tahun 1960 peselancar asal Australia mulai berdatangan untuk menaklukan dahsyatnya kekuatan ombak di pantai Bali.

 

Surfing di Bali semakin popular dengan hadirnya film Morning of The Earth pada tahun 1972. Film ini menggambarkan peselancar yang hidup harmonis dengan alam, sampai dia menemukan gelombang pantai sempurna di laut Australia, Bali, dan Hawaii.

 

Bali merupakan lokasi pertama olahraga surfing diperkenalkan ke masyarakat Indonesia, maka banyak pelatihan surfing yang sering di adakan  diberbagai pantai Bali. Selain itu Bali juga mempunyai surfer-surfer berbakat seperti, Garut Widiarta, Raju Sena, Rizal Tanjung, Wayan Betet Merta, dan masih banyak lagi.

 

Seiring dengan berjalannya waktu, olahraga surfing ini terus berkembang di Indonesia, ditandai dengan banyak bermunculnya club-club surfing di berbagai daerah. Lokasinya pun tidak hanya mengeksplor pantai- pantai di Bali saja, namun sudah menyebar di seluruh pantai Indonesia.

 

Indonesia sendiri memiliki kekayaan pantai yang melimpah, surfer mancanegara pun banyak berdatangan untuk menikmati dahsyatnya kekuatan ombak yang terdapat di pantai – pantai Indonesia. Pantai di Indonesia sendiri dinilai dapat dinikmati sepanjang tahun, baik pada saat musim hujan ataupun pada saat musim kemarau.

 

 

Pantai-pantai seperti Mentawai di Sumatera, Plengkung di Jawa Timur, Nihiwatu di Sumba Barat, Uluwatu di Bali saat ini menjadi tujuan utama para pecinta surfing di Indonesia bahkan mancanegara. Selain pantai – pantai yang disebutkan tadi masih banyak lagi pantai – pantai yang dapat dinikmati kedahsyatan ombaknya.

Cam - Cimaja Live

Scroll To Top