Sejarah Semudera Hindia shawnsaleme.wordpress.com

Item terkait

Senin, 25 November 2013 06:19

Sejarah Semudera Hindia

Indonesia dan Perdagangan Samudera Hindia

 

Perdagangan Samudera Hindia menjadi peran penting dalam sejarah, dan telah menjadi fakto penting dalam pertukaran antara Timur-Barat. Perdagangan jarak jauh melalui perahu layar membuat zona yang dinamis untuk berinteraksi dalam bagi masyarakat, budaya, dan peradaban yang membentang dari Jawa Timur ke Zanzibar dan Mombasa di Barat. Kota dan negara di tepi Samudera Hindia yang menghadap ke arah laut dan membuat pelayar ingin mengetahui apa yang ada di dalamnya.

 

Dengan sejalannya waktu dalam berbagai bidang yaitu budaya, politik, dan ekonomi Asia telah terwujud dengan berbagai variasi dan meroket dari ekonomi Cina dan semakin kuat pengaruh industri budaya yaitu India, dan muncul ke Dubai sebagai hubungan secara global. Proses ini menunjukkan gerakan bertahap pertukaran ekonomi dan militer dunia dari Atlantik ke Samudera Hindia, pergeseran yang sedang tajam diawasi oleh institusi nasional dan dunia.

 

Selama abad ke-16, negara Portugis memiliki landasan dasar yang telah didirikan di Teluk Persia. Pada tahun 1602, tentara Iran di bawah komando Imam-Quli Khan Undiladze berhasil mengusir Portugis dari Bahrain. Pada tahun 1622, dengan bantuan empat kapal Inggris, Abbas merebut kembali Hormuz dari Portugis dalam Penangkapan Ormuz (1622). Kemudian pelabuhan lama digantikan dnegan pusat perdagangan di pelabuhan baru, Bandar Abbas di salah satu area yang dekat dengannya tetapi hal tersebut tidak sukses.

 

Setelah kemenangan dan kemerdekaan Indonesia, negaran Indonesia mulai berdagang sama seperti negara di seluruh dunia. Indonesia memiliki tempat yang strategis, di tengah tempat memiliki banyak potensi dalam pergerkan ekonomi. Indonesia juga pengekspor banyak sumber daya alam seperti minyak, gas alam, dan batu bara.

Scroll To Top